Makanan Tradisional Indonesia dari Aceh sampai Papua yang Punya Cita Rasa Khas dan Unik

Makanan Tradisional Indonesia dari Aceh sampai Papua yang Punya Cita Rasa Khas dan Unik

Yuk, kenali ragam type masakan nusantara yang punyai kelezatan khas tiap daerah, Indonesia punyai keberagaman budaya yang kaya, juga kuliner makanan tradisional yang punyai cita rasa unik di tiap tiap daerah.

Yuk, kenali lebih lanjut daftar makanan tradisional sehingga jadi cinta masakan negeri sendiri!

Baca Juga: Yuk, Jelajahi Rumah Adat NTT di Kampung Adat Bena, Wae Rebo dan Ratenggaro!

Daftar Makanan Tradisional Indonesia
Berikut deretan makanan tradisional yang bisa ditemukan di berbagai penjuru nusantara.

1. Mi Aceh (Provinsi Aceh)
Mi ini disediakan dengan mengfungsikan mi kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau seafood, seperti udang dan cumi menu kuliner indonesia .

Lalu disediakan di dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas.

Mi aceh umumnya ditaburi dengan bawang goreng dan disediakan dengan emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

2. Bika Ambon (Sumatera Utara)
Bika ambon adalah penganan khas Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Penganan ini terbuat dari bahan-bahan seperti tepung tapioka, telur, gula, dan santan.

Kini Bika Ambon punyai banyak varian rasa, tersedia rasa pandan, durian, keju, dan cokelat.

Bika ambon yang dimasak selama 12 jam dan bisa bertahan di dalam suasana terbaik selama empat hari sebab sesudah itu kue berikut jadi mengeras.

3. Rendang (Sumatera Barat)
Rendang atau randang di dalam bahasa Minangkabau adalah masakan Minangkabau yang berbahan basic daging dan berasal dari Sumatera Barat, Indonesia.

Masakan Indonesia ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah di dalam waktu lama dengan mengfungsikan aneka rempah-rempah dan santan.

Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya kurang lebih empat jam) sampai yang tinggal semata-mata potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak.

Dalam suhu ruangan, rendang bisa bertahan sampai berminggu-minggu.

4. Pendap (Provinsi Bengkulu)
Pendap, atau biasa juga disebut ikan pais, merupakan tidak benar satu makanan Indonesia dari Provinsi Bengkulu.

Pendap punyai cita rasa pedas dan gurih, serta aroma khas daun talas yang jadi pembungkusnya.

Pendap punyai kesamaan dengan pepes ikan terutama langkah pembuatannya; perbedaannya ialah bahan yang digunakan serta daun talas sebagai pembungkusnya dan diikat dengan tali rafia.

5. Gulai Belacan (Provinsi Riau)
Gulai Belacan merupakan makanan tradisional Riau, berbahan basic udang yang dipadukan dengan berbagai macam rempah-rempah pilihan, dan dikombinasikan dengan belacan atau terasi.

Selain udang, Gulai Belacan juga biasa dibikin dari daging ayam dan ikan.

Leave a Comment